Macam-Macam Memory Dalam Komputer

MACAM-MACAM MEMORY dalam KOMPUTER

On April 6, 2011, in ORGANISASI KOMPUTER, by Marchalia Sari A

Kata “memory” digunakan untuk mendiskripsikan suatu sirkuit elektronik yang mampu untuk menampung data dan juga instruksi program. Memory dapat dibayangkan sebagai suatu ruang kerja bagi komputer dan memory juga menentukan terhadap ukuran dan jumlah program yang bisa dijalankan dalam waktu yang sama, sekaligus juga jumlah data yang bisa diproses.

Berdasarkan kecepatannya memory ada 4 macam yaitu :

1. REGISTER MEMORY

Merupakan jenis memory dimana kecepatan acces yang paling cepat, memory ini terdapat pada Cpu/processor.

Contoh :

Register data, register alamat , stack pointer register, Memory Address Register, I/O Address Register, dll.

2. CACHE MEMORY

Memory berkapasitas terbatas,berkecepatan tinggi yang lebih mahal dari pada memory utama.Cache memory ini ada diantara memory utama dan register pemroses, berfungsi agar pemroses tidak langsung mengacu pada memory utama agar kinerja dapat ditingkatkan.

Cache memory ini ada 2 macam yaitu :

1. Cache memory yang terdapat pada internal Processor, cache memory jenis ini kecepatan accesnya sangat tinggi ,dan harganya sangat mahal.Dapat dilihat pada processor seperti P4,P3,AMD-ATHLON dll. Semakin tinggi kapasitas L1,L2 Cache memory maka semakin mahal dan semakin cepat processor.

2. Chace memory yang terdapat diluar processor , yaitu berada pada Mother board , memory jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi meskipun tidak secepat cache memory jenis pertama (yang ada pada internal prosesor). Semakin besar kapasitasnya maka semakin mahal dan cepat. Kapasitas chace memory yaitu 256 kb,512 kb,1 Mb, 2 Mb dll.

3. MEMORI UTAMA

Memori ini berfungsi untuk menyimpan data dan program.

Jenis memori utama yaitu:

-Random Access Memory (RAM)

Random Access Memory (RAM), atau biasa juga disebut memory, adalah suatu  alat komputer (perangkat keras/hardware). Ram merupakan salah satu jenis alat penyimpanan data pada komputer atau media elektronik lainnya (PDA. HP, Notebook, Netbook, dll) yang bersifat sementara. Artinya bila komputer dimatikan, maka semua instruksi atau data yang telah dsimpan di ram ini akan hilang. Jadi Fungsi Ram yaitu untuk menyimpan instruksi sementara dari komputer untuk mengeluarkannya ke output device. Ada beberapa jenis RAM yang ada dipasaran saat ini yaitu SRAM , EDORAM , SDRAM , DDRAM, RDRAM , VGRAM dll.

Berikut ini Jenis-Jenis memory yang telah beredar :

  1. FPM RAM (Fast Page      Mode DRAM)

Merupakan model memory DRAM yang sudah sangat tua (hasil pengembangan SIM RAM nenek moyangnya RAM) ditemukan pada sekitar tahun 1987.., RAM ini masih banyak sekali kekurangan dari segi kecepatan maupun kemampuan menampung datanya, memiliki 30 pin kaki (jumlah lempengan kuningan memory/slot), hanya dapat berjalan pada clock Maximum 16 Mhz sampai 66 Mhz dengan kecepatan aksesnya kurang lebih 50 ns,  hal ini yang menyebabkan akses pemoresesan data dalam memory menjadi sangat lambat, di jumpai pada komputer intel 386.

2. EDO RAM (Extended-Data-Out RAM)

EDO-RAM memiliki fungsi seperti RAM, akan tetapi jenis ini mempunyai kemampuan kerja sangat tinggi dan cepat dalam membaca dan mentransfer data. Bentuk EDO-RAM adalah SIMM (Single Inline Memory Module). Awal ditemukan pada tahun 1995 Hasil pegembangan dari FPM RAM, jalan pada clock 33-66 mhz dan memiliki 72 pin kaki. Hanya saja terdapat tambahan teknologi baru  dalam chip dimasukan Chace yang sangat membantu dalam waktu akses pemrosesan data dari RAM tersebut, EDO RAM mengalami peningkatan kecepatan hampir 40-50% jika dibandingkan dari FPM RAM pendahulunya, sudah tidak digunakan lagi pada saat ini dipakai pada komputer intel 486.

3. SD RAM (Synchronous      Dynamic RAM)

SDRAM adalah memori yang dapat mengases data atau informasi lebih cepat dari EDO-RAM. Bentuk SDRAM adalah DIMM (Dual Inline Memory Module). Merupakan model/type memory yang paling bertahan lama  karena lamanya RAM ini beredar di pasaran dan tak terganti-gantikan oleh jenis memory yang baru.memori ini muncul dari awal tahun 1996 sampai sekitar tahun 2001 masih saja digunakan oleh platfrom dari mainboard yang dikeluarkan pada saat itu. Dari komputer Pentium I,II,III, sampai pada awal kemunculan komputer Pentium IV. RAM ini jalan pada clock FSB 100-133 mhz, 168 pin  dan memakai daya listrik sebesar 3.3 Volt, memiliki kemampuan untuk mensingkronkan clock yang terdapat pada memory tersebut dengan clock pada processor, hal ini menyebabkan system dalam komputer dapat berjalan seimbang dengan kata lain waktu pemoresesan data menjadi lebih cepat dan efesien.

4.RD RAM (Rambus      Dynamic RAM)

RDRAM adalah sebuah memori berkecepatan tinggi, digunaan untuk mendukung prosesor Pentium 4.tipe RDRAM menggunakan slot RIMM,yang mirip dengan slot SDRAM.RAM yang dikembangkan oleh perusahaan Rambus memiliki karakteristik mampu berjalan pada clock FSB 800/1066, 184-pin ,dan menggunakan daya listrik sebesar 2.5 Volt, perbedaan utama dibanding DDR RAM terletak pada bagaimana cara memoy ini mengolah datanya. pada RD RAM data di olah secara Serial sedangkan DDR RAM mengolah datanya secara pararel, RD RAM lah yang pertama kali memakai teknologi Dual Channel,walau memiliki performa yang bagus RD RAM sudah jarang digunakan lagi karena harganya tergolong mahal.. Awal keluar pada tahun 1999.

5. DDR RAM (Double Data Rate RAM)

DDR SDRAM adalah tipe memori generasi penerus SDRAM, yang memiliki kemampuan dua kali lebih cepat dari SDRAM. Slot memori yang digunakanDDR SDRAM memiliki jumlah pin lebih banyak dari SDRAM, memory ini memilki karakteristik clock FSB 266/333/400 MHz, 184-pin, 2.5 Volt, di pakai pada komputer berplatfrom Pentium IV ke atas atau sejenisnya adalah merupakan hasil regenerasi dari SD RAM, memiliki kecepatan 2x dari SDRAM sesuai dengan lamanya Double Data Rate hal ini disebabkan dalam 1 clock mampu membawa/mengakses jumlah data sebanyak 2 bit di banding SD RAM yang hanya mampu menampung data sebesar 1 bit per clocknya, memori ini dibuat untuk menyaingi RD RAM memori yang sudah terlebih dahulu keluar dan sekarang sudah menjadi penguasa pasar The King of Memory. Perkembangan memory ini pun tergolong cepat sekarang saja sudah sampai generasi ke lima (DDR , DDRII, DDRIII, DDR IV, DDR V).

-Read Only Memory

Read Only Memory (ROM) adalah suatu himpunan dari chip yang berisi bagian dari sistem operasi yang mana dibutuhkan pada saat komputer dinyalakan. ROM juga dikenal sebagai suatu firmware. ROM tidak bisa ditulisi atau diubah isinya oleh pengguna. ROM tergolong dalam media penyimpanan yang sifatnya non volatile. Penggunaan dari ROM ini contohnya adalah sebagai media penyimpanan dari BIOS (Basic Input-Output System) yang dibuat oleh pabriknya. BIOS merupakan bagian yang sangat kritis dari suatu sistem operasi, yang mana fungsinya memberi tahu komputer bagaimana caranya mengakses disk drive. Ketika komputer dinyalakan, RAM masih kosong dan instruksi yang ada pada ROM BIOS lah yang digunakan oleh CPU untuk mencari disk drive yang berisi file-file utama dalam sistem operasi. Komputer lalu memindahkan file-file tersebut ke dalam RAM dan kemudian menjalankannya.

Ada 4 macam ROM, yaitu:

–         PROM

programmable read only memory. Yaitu rom yang bisa kita program kembali dengan catatan hanya boleh satu kali perubahan setelah itu tidak dapat lagi deprogram.Chip PROM adalah suatu chip yang kosong yang mana program dapat dituliskan ke dalamnya dengan menggunakan suatu peralatan khusus. Chip PROM dapat diprogram sekali dan biasanya digunakan oleh pabrik sebagai control device di dalam produk-produknya.

–         RPROM

Re progamable ROM.Merupakan perkembangan dari versi PROM dimana kita dapat melakukan perubahan berulang kali sesuai dengan yang diinginkan.

–   EPROM

Erasable programmable read only memory. EPROM mirip dengan PROM, tetapi program dapat dihapus dan program yang baru bisa dituliskan ke dalamnya dengan menggunakan suatu peralatan khusus yang menggunakan sinar ultraviolet. EPROM digunakan untuk controlling device, seperti robot dan sebagainya.

–         EEPROM

Electronic erasable programmable read only memory. Chip EEPROM dapat diprogram ulang dengan menggunakan suatu electric impulses yang khusus. Mereka tidak perlu dicabut atau diubah.

4. MEMORI SEKUNDER

Memori sekunder merupakan memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program .contohnya : hardisk,floppy disk,disket, flashdish,dll.

Pengertian Internet dan Sejarah Internet

Pengertian Internet dan sejarah internet dari masa ke-masa – Menurut situs wikipedia Internet singkatan dari (interconnection-networking) yaitu sebuah sistem global jaringan komputer yang saling menghubungkan antara satu dengan yang lain di seluruh penjuru dunia. Adapaun standar yang digunakan disebut Internet Protocol Suite (TCP/IP). Komputer yang terhubung ke internet dapat melakukan aktifitas pertukaran data dengan cepat.

Sejarah Internet

Internet pertama kali muncul di Amerika Serikat yang di gagas oleh Departemen Pertahanan pada tahun 1969, melalui proyek ARPA disebut juga ARPANET (Advanced Research Project Agency Network). Dalam proyek tersebut mereka menunjukan bahwa dengan menggunakan perangkat hardware dan software berbasis UNIX, komunikasi bisa dilakukan dengan jarak yang tak terbatas melalui saluran telepon.Dalam proyek ARPANET terbentuklah cikal bakal TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) seperti sekarang ini. Mereka merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar.  Pada masa itu Internet di tujukan untuk kepentingan militer, namun seiring berjalanya waktu Internet pun berkembang untuk pendidikan dan umum.

Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network.

Pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name Server. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.

Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun sesudahnya pengguna kembali melonjak 10 kali lipat sekitar 100.000 pengguna terhubung.

Pada tahun 1990 bisa di anggap tahun yang paling bersejarah dalam dunia internet, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.

Aplikasi World Wide Web (WWW) ini menjadi konten yang dinanti semua pengguna internet. WWW membuat semua pengguna dapat saling berbagi bermacam-macam aplikasi dan konten, serta saling mengaitkan materi-materi yang tersebar di internet. Sejak saat itu pertumbuhan pengguna internet meroket menjadi jutaan bahkan sampai saat ini hampir seluruh dunia terhubung ke internet.

cara membuat website

Cara Membuat Website Gratis dan Mudah – Untuk membuat website itu tidaklah sulit, bahkan mudah sekali. Anda dapat membuatnya dengan gratis. Dalam kesempatan kali ini, paling heboh ingin memberikan bagaimana cara membuat website gratis dan mudah.

Membuat Website

Untuk membuatnya kita perlu hosting, domain dan Platform Blog. Karena tema kita tentang membuat website gratis maka hosting dan domain saya sarankan menggunakan hosting gratis, Anda akan mendapatkan 2000 MB Disk Space, 100GB Data Transfer serta Jumlah Domain Unlimited. Untuk Platform Blog menggunakan WordPress karena mudah dalam pengintalan.

Membuat Website Gratis

Silahkan Anda membuat akun di hosting gratis, klik disini untuk menuju ke web hosting gratis Selanjutnya Klik Order Sekarang dan Isi Form Pendaftaran. Setelah mendaftar, Anda akan mendapat email verifikasi, buka email dan klik link verifikasi yang di kirimkan ke email Anda. Setelah klik link verifikasi, Anda akan di bawa masuk dalam pilihan hosting. Silahkan pilih yang gratis kemudian klik order.

Order Hosting

Silahkan pilih nama sub domain yang akan Anda jadikan website.

Buat Domain

Jika sudah, klik Buat. Nama sub domain kamu sedang dalam proses. Jika sudah selesai klik kontrol panel. Kemudian klik Beralih untuk masuk ke Cpanel.

Kontrol Panel

Setelah berada dalam Cpanel, silahkan scroll ke bawah dan cari tulisan penginstalan otomatis, ini akan memudahkan Anda dalam menginstal wordpress.

Penginstalan Otomatis

Setelah Anda klik penginstalan otomatis maka Anda akan di bawa ke banyak pilihan pengintalan seperti membuat Web, Forum, social bookmark dan lainnya. Karena tema kita membuat website, maka pilih di bagian Blog dan klik WordPress

Instal Wprdpress

Selanjutnya Anda akan masuk pada bagian penginstalan WordPress. Silahkan isi Form yang tersedia Install Ke – Kosongkan saja Nama Pengguna Administrator – Nama Pengguna, untuk Login ke website Anda Password administrator – Password, untuk Login ke website Anda

Wordpress

Setelah selesai mengisi form, lanjutkan dengan klik Instal WordPress. Tunggu hingga semua proses selesai, kemudian klik kontrol panel dan coba cek dengan klik alamat website Anda. Sampai disini, Anda sudah memiliki website dengan gratis dan mudah. Untuk masuk ke website Anda, silahkan ketikkan alamat berikut http://namadomainanda.com/wp-login.php ( ganti namadomainanda.com dengan alamat website Anda ) atau Anda bisa ke website Anda dan klik Log in. Setelah itu Anda bisa mengisi website dengan tulisan-tulisan terbaik atau mengedit website sesuai keinginan Anda.

bagian CPU dan Fungsinya

Bagian Bagian Cpu dan Fungsinya

Bagian-bagian CPU – CPU atau Central Processing Unit sebenarnya mengacu pada perangkat keras komputer yang bernama Processor, karena terjadi salah penyebutan antara CPU dan casing maka istilah CPU mengalami pergeseran makna di tengah masyarakat awam, dari yang semula processor menjadi casing tempat motherboard dan perangkat-perangkat keras lainnya di tempatkan. CPU merupakan pusat dari proses pengolahan data, keberadaan CPU cukup penting sekali untuk proses pekerjaan. Tahukah anda sebenarnya di dalam CPU tersebut terdapat perangkat keras apa saja? Sampai-sampai CPU di katakan sebagai otak dari komputer.

Pada kesempatan posting kali ini blog berbagi informasi dan tips terbaru akan mengulas tuntas bagian-bagian dari CPU, setelah kemarin juga mengulas tentang bagian-bagian komputer secara umum. CPU terdiri dari berbagai macam perangkat keras yang masing-masing perangkat keras mempunyai fungsi tersendiri dalam proses pengolahan data. Semakin tinggi spesifikasi komputer yang anda miliki maka perangkat keras yang aberda di dalam CPU akan semakin canggih dan semakin mahal harganya. Berikut adalah bagian-bagian CPU yang biasanya sering ditemukan pada seperangkat komputer.

CPU Bagian Bagian CPU dan Fungsinya

Bagian-bagian CPU

1. Motherboard Bagian CPU ini berfungsi sebagai papan induk, sesuai dengan namanya motherboard merupakan bagian CPU terpenting yang berfungsi sebagai tempat perangkat keras lainnya di dalam CPU. Motherboard atau papan induk merupakan komponen utama yang harus ada jika anda hendak merakit sebuah komputer. Bermacam-macam jenis dan merk motherboard bsia di temui di toko-toko komputer, kualitas motherboard dan chipset yang digunakan pada motherboard membaut harga motherboard di pasaran berbeda-beda

2. Mikroprocessor Mikroprocessor merupakan otak dari komputer, Mikroprocessor lah yang paling tepat disebut sebagai CPU karena fungsinya yang teramat penting sekali sebagai proses kendali saat komputer bekerja melakukan proses pengolahan data. Saat ini banyak sekali jenis dan merk mikroprocessor yang bisa anda gunakan, teknologi pembuatan dan kecepatan proses pengolahan data membuat mikroprocessor satu dan yang lain berbeda harganya.

3. RAM Bagian CPU ini berfungsi untuk menyimpan data sementara, artinya data hanya tersimpan saat komputer menerima arus listrik, begitu listrik padam atau komputer dalam kondisi mati maka data akan hilang. RAM (Random Access Memory) juga memiliki banyak tipe sesuai dengan perkembangan pada teknologi yang digunakan motherboard contohnya SD RAM, DDR 1, DDR 2, dan DDR 3.

4. VGA VGA (Video Graphic Adapter) merupakan bagian CPU yang bertugas untuk menampilkan grafis hasil pengolahan data ke layar monitor anda. Semakin tinggi memori yang digunakan pada VGA anda maka performa grafis juga akan semakin tinggi. Banyak sekali merk VGA yang bersaing menarik hati para konsumen dengan teknologi-teknologi yang paling mutakhir, biasanya para gamer senang berburu VGA dengan spesifikasi yang tinggi untuk tampilan game-game yang mereka mainkan.

5. Harddisk Harddisk merupakan bagian CPU yang berfungsi menyimpan data secara permanen, artinya data yang sudah disimpan di dalam harddisk tidak akan hilang meskipun komputer dalam keadaan mati. Kapasitas harddisk dan kecepatan membacanya (RPM) menjadi tolak ukur untuk memilih harddisk yang baik. Semakin besar kapasitas penyimpanan datanya dan semakin cepat waktu baca datanya maka bisa dipastikan harddisk tersebut semakin mahal harganya.

Bagian-bagian CPU diatas merupakan satu kesatuan yang tidak bisa di pisahkan pada sebuah komputer, komputer tidak bisa disebut sebagai komputer tanpa kelengkapan dari bagian-bagian CPU diatas. Oleh karena itu perawatan dan cara penggunaan yang benar mutlak diperlukan agar CPU yang anda gunakan tetap awet dan tahan lama.

Sejarah Kota Pemalang

Sejarah kota pemalang

Sejarah Kabupaten Pemalang

Eksistensi Pemalang Berdasarkan
Data Sosio-Historis Sampai Abad XIX

Keberadaan Pemalang dapat dibuktikan berdasarkan berbagai temuan arkeologis pada masa prasejarah. Temuan itu berupa punden berundak dan pemandian di sebelah Barat Daya Kecamatan Moga. Patung Ganesa yang unik, lingga, kuburan dan batu nisan di desa Keropak. Selain itu bukti arkeologis yang menunjukkan adanya unsur-unsur kebudayaan Islam juga dapat dihubungkan seperti adanya kuburan Syech Maulana Maghribi di Kawedanan Comal. Kemudian adanya kuburan Rohidin, Sayyid Ngali paman dari Sunan Ampel yang juga memiliki misi untuk mengislamkan penduduk setempat.

Eksistensi Pemalang pada abad XVI dapat dihubungkan dengan catatan Rijklof Van Goens dan data di dalam buku W FRUIN MEES yang menyatakan bahwa pada tahun 1575 Pemalang merupakan salah satu dari 14 daerah merdeka di Pulau Jawa, yang dipimpin oleh seorang pangeran atau raja. Dalam perkembangan kemudian, Senopati dan Panembahan Sedo Krapyak dari Mataram menaklukan daerah-daerah tersebut, termasuk di dalamnya Pemalang. Sejak saat itu Pemalang menjadi daerah vasal Mataram yang diperintah oleh Pangeran atau Raja Vasal.

Pemalang dan Kendal pada masa sebelum abad XVII merupakan daerah yang lebih penting dibandingkan dengan Tegal, Pekalongan dan Semarang. Karena itu jalan raya yang menghubungkan daerah pantai utara dengan daerah pedalaman Jawa Tengah (Mataram) yang melintasi Pemalang dan Wiradesa dianggap sebagai jalan paling tua yang menghubungkan dua kawasan tersebut.

Populasi penduduk sebagai pemukiman di pedesaan yang telah teratur muncul pada periode abad awal Masehi hingga abad XIV dan XV, dan kemudian berkembang pesat pada abad XVI, yaitu pada masa meningkatnya perkembangan Islam di Jawa di bawah Kerajaan Demak, Cirebon dan kemudian Mataram.

Pada masa itu Pemalang telah berhasil membentuk pemerintahan tradisional pada sekitar tahun 1575. Tokoh yang asal mulanya dari Pajang bernama Pangeran Benawa. Pangeran uu asal mulanya adalah Raja Jipang yang menggantikan ayahnya yang telah mangkat yaitu Sultan Adiwijaya.

Kedudukan raja ini didahului dengan suatu perseturuan sengit antara dirinya dan Aria Pangiri.

Sayang sekali Pangeran Benawa hanya dapat memerintah selama satu tahun. Pangeran Benawa meninggal dunia dan berdasarkan kepercayaan penduduk setempat menyatakan bahwa Pangeran Benawa meninggal di Pemalang, dan dimakamkan di Desa Penggarit (sekarang Taman Makam Pahlawan Penggarit).

Pemalang menjadi kesatuan wilayah administratif yang mantap sejak R. Mangoneng, Pangonen atau Mangunoneng menjadi penguasa wilayah Pemalang yang berpusat di sekitar Dukuh Oneng, Desa Bojongbata pada sekitar tahun 1622. Pada masa ini Pemalang merupakan apanage dari Pangeran Purbaya dari Mataram. Menurut beberapa sumber R Mangoneng merupakan tokoh pimpinan daerah yang ikut mendukung kebijakan Sultan Agung. Seorang tokoh yang sangat anti VOC. Dengan demikian Mangoneng dapat dipandang sebagai seorang pemimpin, prajurit, pejuang dan pahlawan bangsa dalam melawan penjajahan Belanda pada abad XVII yaitu perjuangan melawan Belanda di bawah panji-panji Sultan Agung dari Mataram.

Pada sekitar tahun 1652, Sunan Amangkurat II mengangkat Ingabehi Subajaya menjadi Bupati Pemalang setelah Amangkurat II memantapkan tahta pemerintahan di Mataram setelah pemberontakan Trunajaya dapat dipadamkan dengan bantuan VOC pada tahun 1678.

Menurut catatan Belanda pada tahun 1820 Pemalang kemudian diperintah oleh Bupati yang bernama Mas Tumenggung Suralaya. Pada masa ini Pemalang telah berhubungan erat dengan tokoh Kanjeng Swargi atau Kanjeng Pontang. Seorang Bupati yang terlibat dalam perang Diponegoro. Kanjeng Swargi ini juga dikenal sebagai Gusti Sepuh, dan ketika perang berlangsung dia berhasil melarikan diri dari kejaran Belanda ke daerah Sigeseng atau Kendaldoyong. Makam dari Gusti Sepuh ini dapat diidentifikasikan sebagai makam kanjeng Swargi atau Reksodiningrat. Dalam masa-masa pemerintahan antara tahun 1823-1825 yaitu pada masa Bupati Reksadiningrat. Catatan Belanda menyebutkan bahwa yang gigih membantu pihak Belanda dalam perang Diponegoro di wilayah Pantai Utara Jawa hanyalah Bupati-bupati Tegal, Kendal dan Batang tanpa menyebut Bupati Pemalang.

Sementara itu pada bagian lain dari Buku P.J.F. Louw yang berjudul De Java Oorlog Uan 1825 -1830 dilaporkan bahwa Residen Uan Den Poet mengorganisasi beberapa barisan yang baik dari Tegal, Pemalang dan Brebes untuk mempertahankan diri dari pasukan Diponegoro pada bulan September 1825 sampai akhir Januari 1826. Keterlibatan Pemalang dalam membantu Belanda ini dapat dikaitkan dengan adanya keterangan Belanda yang menyatakan Adipati Reksodiningrat hanya dicatat secara resmi sebagai Bupati Pemalang sampai tahun 1825. Dan besar kemungkinan peristiwa pengerahan orang Pemalang itu terjadi setelah Adipati Reksodiningrat bergabung dengan pasukan Diponegoro yang berakibat Belanda menghentikan Bupati Reksodiningrat.

Pada tahun 1832 Bupati Pemalang yang Mbahurekso adalah Raden Tumenggung Sumo Negoro. Pada waktu itu kemakmuran melimpah ruah akibat berhasilnya pertanian di daerah Pemalang. Seperti diketahui Pemalang merupakan penghasil padi, kopi, tembakau dan kacang. Dalam laporan yang terbit pada awal abad XX disebutkan bahwa Pemalang merupakan afdeling dan Kabupaten dari karisidenan Pekalongan. Afdeling Pemalang dibagi dua yaitu Pemalang dan Randudongkal. Dan Kabupaten Pemalang terbagi dalam 5 distrik. Jadi dengan demikian Pemalang merupakan nama kabupaten, distrik dan Onder Distrik dari Karisidenan Pekalongan, Propinsi Jawa Tengah.

Pusat Kabupaten Pemalang yang pertama terdapat di Desa Oneng. Walaupun tidak ada sisa peninggalan dari Kabupaten ini namun masih ditemukan petunjuk lain. Petunjuk itu berupa sebuah dukuh yang bernama Oneng yang masih bisa ditemukan sekarang ini di Desa Bojongbata. Sedangkan Pusat Kabupaten Pemalang yang kedua dipastikan berada di Ketandan. Sisa-sisa bangunannya masih bisa dilihat sampai sekarang yaitu disekitar Klinik Ketandan (Dinas Kesehatan).

Pusat Kabupaten yang ketiga adalah kabupaten yang sekarang ini (Kabupaten Pemalang dekat Alun-alun Kota Pemalang). Kabupaten yang sekarang ini juga merupakan sisa dari bangunan yang didirikan oleh Kolonial Belanda. Yang selanjutnya mengalami beberapa kali rehab dan renovasi bangunan hingga kebentuk bangunan Jogio sebagai ciri khas bangunan di Jawa Tengah.

Dengan demikian Kabupaten Pemalang telah mantap sebagai suatu kesatuan administratif pasca pemerintahan Kolonial Belanda. Secara biokratif Pemerintahan Kabupaten Pemalang juga terus dibenahi. Dari bentuk birokratif kolonial yang berbau feodalistik menuju birokrasi yang lebih sesuai dengan perkembangan dimasa sekarang.

Sebagai suatu penghomatan atas sejarah terbentuknya Kabupten Pemalang maka pemerintah daerah telah bersepakat untuk memberi atribut berupa Hari Jadi Pemalang. Hal ini selalu untuk rnemperingati sejarah lahirnya Kabupaten Pemalang juga untuk memberikan nilai-nilai yang bernuansa patriotisme dan nilai-nilai heroisme sebagai cermin dari rakyat Kabupaten Pemalang.

Penetapan hari jadi ini dapat dihubungkan pula dengan tanggal pernyataan Pangeran Diponegoro mengadakan perang terhadap Pemerintahan Kolonial Belanda, yaitu tanggal 20 Juli 1823.

Namun berdasarkan diskusi para pakar yang dibentuk oleh Tim Kabupaten Pemalang Hari Jadi Pemalang adalah tanggal 24 Januari 1575. Bertepatan dengan Hari Kamis Kliwon tanggal 1 Syawal 1496 Je 982 Hijriah. Dan ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Dati II Kabupaten Pemalang Nomor 9 Tahun 1996 tentang Hari Jadi Kabupaten Pemalang.

Tahun 1575 diwujudkan dengan bentuk Surya Sengkolo “Lunguding Sabdo Wangsiting Gusti” yang mempunyai arti harfiah : kearifan, ucapan/sabdo, ajaran, pesan-pesan, Tuhan, dengan mempunyai nilai 5751.

Sedangkan tahun 1496 je diwujudkan dengan Candra Sengkala “Tawakal Ambuko Wahananing Manunggal” yang mempunyai arti harfiah berserah diri, membuka, sarana/wadah/alat untuk, persatuan/menjadi satu dengan mempunyai nilai 6941.

10 pemain terbaik sejarah terbaik barcelona

FC Barcelona. Salah satu klub sepakbola tersukses dan paling terkenal di seluruh dunia. Selalu berat untuk menentukan 10 pemain terbaik dari sebuah klub. Menurut saya, ada dua era yang membuat klub asal Katalan ini begitu besar. Era pertama adalah ketika era Dream Team dan era kedua adalah ketika di awal millennium baru hingga sekarang. Namun di luar era tersebut, ada juga banyak pemain berkualitas yang tidak mungkin dapat dilupakan oleh para pendukung Barcelona.

1. Laszlo Kubala

barcelona1.jpg

Kubala adalah legenda besar yang berhasil membawa Barcelona meraih kejayaan di era 50an. Sebagai ujung tombak, ia berhasil mempersembahkan seluruh gelar bagi Barca di tahun 1951-1952. Ia juga termasuk dalam barisan penyerang legendaris Barcelona bersama Cesar Rodriguez, Estanislau Basora, Eduardo Manchon, dan Moreno. Pemain yang terkenal melalui tendangan-tendangan bebasnya ini adalah pemain yang paling banyak mencetak gol dalam satu pertandingan bagi Blaugrana di La Liga dengan tujuh gol ketika menghadapi Sporting Gijon. Sekarang, ia diabadikan dalam bentuk patung yang berada di dekat stadion Camp Nou.

2. Rivaldo

barcelona2.jpg

Pemain Brazil kelahiran 1972 ini adalah legenda hidup Barcelona. Datang dari Deportivo La Coruna untuk menggantikan peran Ronaldo, ia malah “menghapus” Ronaldo dari ingatan para pendukung El Barca. Di musim pertamanya, ia langsung sukses mengawinkan gelar La Liga dan Copa Del Rey untuk Barcelona. Berposisi sebagai gelandang serang, ia berhasil membukukan 136 gol dari 253 caps bersama Blaugrana. Ia juga berhasil meraih gelar Ballon d’Or ketika masih berseragam Barcelona. Satu hal yang pasti diingat oleh para pendukung klub asal Katalan ini adalah bagaimana hat-tricknya ketika melawan Valencia di laga terakhir La Liga musim 2000-2001. Gol indah bicycle kick nya di menit ke 89 berhasil memastikan hat tricknya hari itu sekaligus memastikan tempat di Liga Champions bagi Barca. Karena reputasinya itu, ia sampai masuk ke dalam komik Tsubasa!

3. Johan Cruyff

barcelona1.jpg

Hai penggemar Lionel Messi, tau pemain ini? Johan Cryuff adalah “Lionel Messi” di eranya ketika itu. Datang dari Ajax Amsterdam di tahun 1973, pemain berkewarganegaraan Belanda ini langsung memberikan gelar La Liga yang sudah 14 tahun tidak dibawa pulang ke Camp Nou. Selain keberhasilannya membantai Real Madrid dengan skor 0-5 di Santiago Bernabeu, ada sebuah gol yang membuktikan betapa hebatnya talenta dari seorang Johan Cruyff. Ya! Gol tersebut adalah gol nya melawan Atletico Madrid yang diberi nama “Le but impossible de Cruyff”. Cruyf pernah tiga kali memenangi gelar Ballon d’Or di tahun 1971, 1973, dan 1974. Hengkang dari El Barca di tahun 1978, ia kembali lagi pada tahun 1988 sebagai pelatih. Dan di bawah tangan dinginnya, Barca berhasil meraih gelar UEFA Champions League pertama mereka di Wembley 1992.

4. Ronald Koeman

barcelona1.jpg

Sebelum hadir Carles Puyol dan Gerrard Pique, Barcelona pernah memiliki bek tangguh di era 90an. Kuat, cepat, dan produktif mencetak gol. Dialah Ronald Koeman. Koeman adalah bagian penting dari “Dream Team” Barcelona di era kepelatihan Johan Cruyff.  Sekalipun berposisi sebagai bek, ia justu berhasil mencetak lebih dari 100 gol bagi El Barca! Cukup unik memang rekor yang ditorehkan oleh pemain yang lahir di Belanda 49 tahun silam ini. Satu gol yang jelas diingat oleh para Cules adalah saat tendangan bebas nya di babak extra time berhasil menembus gawang Gianluca Pagliuca dan memastikan gelar UEFA Champions League pertama bagi El Blaugrana.

5. Josep Guardiola

barcelona1.jpg

Nah! Ini dia pemain yang paling dirindukan oleh pendukung Barcelona. Ya sekalipun ia dirindukan karena sukses sebagai pelatih, seharusnya para Cules tidak melupakan betapa vitalnya peran Guardiola sebagai pemain. Adalah Johan Cruyff yang melihat bakat penting Pep sebagai gelandang bertahan ketika ia menonton pertandingan tim akademi Barcelona. Debutnya melawan Cadiz menjadi awal sebuah legacy di tubuh El Barca. Pendukung Barca pantas “berterima kasih” kepada Guillermo Amor. Apabila Guillermo tidak terkena larangan bertanding, mungkin anda tidak akan pernah melihat Josep Guardiola menjaga lini tengah Barca dan meraih berbagai gelar. Selain itu, Guardiola juga adalah salah satu kapten terhebat dengan karisma kepemimpinannya yang pernah dimiliki El Blaugrana. Ia memutuskan hengkang di tahun 2001. Setelah itu di tahun 2007, ia kembali ke Barcelona sebagai pelatih tim B. Dan itu adalah awal dari sebuah cerita yang akan dikenang oleh seluruh penggemar Barcelona.

6. Ronaldinho

barcelona1.jpg

Jika Manchester United memiliki CR7, maka Barcelona memiliki R10. Bagi saya pribadi, Ronaldinho adalah permulaan dari era keemasan Barcelona di awal millennium baru ini. Awalnya, media memprediksikan Ronaldinho akan hijrah ke United (sepaket dengan Gabriel Heinze). Namun ternyata ia lebih memilih Barcelona sebagai klub barunya setelah ia pindah dari Paris Saint-German. Pria bernama asli Ronaldo de Assis Moreira ini benar-benar membawa era yang baru ke dalam permainan El Barca. Sulit untuk mendeskipsikan keajaiban yang dilakukan oleh Ronaldinho dengan kata-kata. Ia benar-benar seorang Brazillian dengan segala macam “joga bonito” nya. Setiap Ronaldinho membawa bola, kita pasti berharap akan ada trik-trik ajaib yang ia keluarkan dari dalam fantasinya. Dengan senyumnya yang khas, ia berhasil mempersembahkan sebuah gelar UEFA Champions League bagi Barca di tahun 2005 dan mendapatkan Ballon d’Or. Butuh pengakuan lebih lanjut? Coba tanyakan kepada pendukung Real Madrid yang memberi standing applause kepada Ronaldinho ketika laga El Classico di Santiago Bernabeu tahun 2006 silam. Satu hal lagi, Ronaldinho adalah awal dari meledaknya pertumbuhan pendukung Barca secara signifikan.

7. Carles Puyol

barcelona1.jpg

El Capitano de Barca! Hingga saat ini, dialah kapten terbaik yang pernah dimiliki oleh Barcelona. Pemain asli La Masia ini adalah bagian penting dari kesuksesan El Barca. Ketegasan dan kelugasannya hampir selalu mencapai sempurna ketika ia menjaga barisan pertahanan. Secara simbolik, mungkin rambutnya dapat menggambarkan betapa garangnya ia ketika ia berada di lapangan. Meskipun akhir-akhir ini ia bertambah akrab dengan cedera, tapi tak satupun pemain Barcelona yang dapat menggantikan peran dari Puyol. Satu hal yang membuat Puyol begitu dihormati oleh penggemar dan pemain Barcelona adalah mental tak menyerah yang dimilikinya. Rekannya di pertahanan Barca, Gerrard Pique, pernah berkata bahwa Puyol adalah satu-satunya pemain yang ia kenal yang masih percaya bahwa tim nya dapat menang ketika sedang tertinggal empat gol.

8. Xavi Hernandez

barcelona1.jpg

Kapten kedua Barcelona. Kontrol bola yang sempurna, permainan ball possession brillian, pengatur tempo dalam permainan, dan passing yang mematikan. Xavi adalah salah satu pemain paling vital dalam permainan tiki-taka nya Barcelona. Pemain jebolan La Masia ini adalah pemegang caps terbanyak Barcelona dengan 645 pertandingan resmi (terhitung sampai 31 Oktober 2012). Siapapun pasti tahu betapa hebatnya Xavi dalam mengolah si kulit bundar. Sekalipun Barca mempunyai banyak pemain berkualitas untuk mengisi lapangan tengah, taka da satupun yang bisa menggeser Xavi apabila ia sedang dalam kondisi fit untuk bermain. Sadarkah anda bahwa Xavi memiliki kebiasaan unik? Bukan, ini bukan soal kehidupan pribadi atau ritual sebelum pertandingan. Coba perhatikan ketika ia sedang mengontrol bola. Ia memiliki kebiasaan untuk mengeluarkan lidahnya ketika si kulit bundar sedang berada dibawah kendalinya.

9. Andres Iniesta

barcelona1.jpg

Iniesta adalah “partner in crime” nya Xavi dalam menjadikan lapangan tengah lawan menjadi seperti tempat bermain. Pemain kelahiran 28 tahun silam ini berperan sama pentingnya seperti Xavi dalam menjalankan taktik tiki-taka ala Barcelona. Namun satu hal yang berbeda adalah Iniesta lebih berperan kedepan dan menyerang. Sudah begitu banyak killer pass nya menjadi awal dari gol bagi Barcelona. Selain itu, ia juga cukup rutin mencetak gol bagi El Barca. Iniesta juga pemain yang sangat respek kepada pemain lain. Ingatkah kalian dengan perayaan gol nya ketika ia mencetak gol kemenangan Spanyol di Final Piala Dunia 2010? Ia membuka kaus dan di dalam kaus itu terdapat tulisan untuk mengenang Dani Jarque (yang notabenenya adalan pemain Espanyol). Satu momen lain yang jelas akan diingat oleh para Cules adalah ketika Josep Guardiola sudah memberikan selamat kepada Guus Hiddink, lalu tak lama berselang Iniesta mencetak gol yang membuat ucapan selamat tersebut menjadi seperti harapan palsu bagi Hiddink.

10. Lionel messi

barcelona10.jpg

Any disagree?

A.Iniesta

This name uses Spanish naming customs; the first or paternal family name is Iniesta and the second or maternal family name is Luján.
Andrés Iniesta
Andrés Iniesta Euro 2012 vs France 01.jpg
Iniesta playing for Spain in the Euro 2012
Personal information
Full name Andrés Iniesta Luján
Date of birth 11 May 1984 (age 28)
Place of birth Fuentealbilla, Spain
Height 1.70 m (5 ft 7 in)[1]
Playing position Midfielder
Club information
Current club Barcelona
Number 8
Youth career
1994–1996 Albacete
1996–2001 Barcelona
Senior career*
Years Team Apps (Gls)
2001–2003 Barcelona B 54 (5)
2002– Barcelona 296 (29)
National team
2000 Spain U15 2 (0)
2000–2001 Spain U16 7 (1)
2001 Spain U17 4 (0)
2001–2002 Spain U19 7 (1)
2003 Spain U20 7 (3)
2003–2006 Spain U21 18 (6)
2006– Spain 80 (11)
2004 Catalonia 1 (0)
* Senior club appearances and goals counted for the domestic league only and correct as of 21 April 2013.

† Appearances (Goals).

‡ National team caps and goals correct as of 26 March 2013

Andrés Iniesta Luján (Spanish pronunciation: [anˈdɾes iˈnjesta luˈxan], born 11 May 1984) is a Spanish footballer who plays as a central midfielder for La Liga club FC Barcelona and the Spanish national team.

Iniesta came through La Masia, the Barcelona youth academy—after an early emigration from his birthplace and impressed from an early age. He made his first-team debut in 2002, aged 18. He began playing regularly during the 2004–05 season, and has remained in the side ever since. He was an integral part of the Barcelona side in 2009, the only time which a club has achieved six titles in two seasons.

Iniesta played for Spain at Under-16, Under-19 and Under-21 levels, before making his international debut in 2006. He was selected for the 2006 FIFA World Cup, playing one game, as Spain went out in the second round. He helped Spain qualify for Euro 2008, and played an important role in the side as they went on to win the competition, playing every game and being selected in the UEFA Team of the Tournament. Iniesta was selected for the 2010 FIFA World Cup and was a key member of the victorious Spanish side; he scored the winning goal in the final against the Netherlands, also being named Man of the Match, and was selected in the tournament’s All-Star Team.

Contents

Club career

Early career

Iniesta comes from small village named Fuentealbilla in the province of Albacete, Castile–La Mancha. At the age of 12, while playing for Albacete Balompié in a junior seven-a-side tournament in Albacete, he attracted the attention of scouts from many clubs around Spain.[2] His parents knew the FC Barcelona youth team coach, Enrique Orizaola, and he persuaded them to consider sending Iniesta to the Barcelona youth academy. Iniesta travelled there with his parents and visited La Masia, the Spanish farmhouse where the team house their young players; the trip convinced them to enroll Iniesta in the Barcelona youth ranks.[3] Iniesta says he “cried rivers” the day he left for La Masia and struggled being separated from his parents;[4] he was very shy and kept to himself while there.[5] He captained the Barcelona Under-15 team to victory in the Nike Premier Cup of 1999, scoring the winning goal in the last minute of the final, and being named player of the tournament.

2004–2008

In the 2004–05 season Iniesta featured in 37 out of 38 league games—more than any other player—although 25 of these were substitute appearances. He scored twice as Barcelona won La Liga.[6] An injury to fellow midfielder Xavi at the start of the 2005–06 season allowed Iniesta more regular starts in the centre of midfield, and he continued to improve and develop.[7] He played in 11 Champions League games, including a half-time appearance in the 2006 final to replace Edmílson.[8] His contribution to the team was praised by manager Frank Rijkaard as Barcelona won a league and Champions League double.[9]

Andrés Iniesta with Barcelona in 2006

The 2006–07 season saw Iniesta’s profile continue to rise and earned plaudits for his willingness to play in any position for his team. On 22 August 2006, Iniesta lifted the Joan Gamper Trophy as the captain of the team after defeating German side Bayern Munich 4–0. He played for the first time as a left wing-forward for Barcelona in two Champions League matches against Levski Sofia, finding the net twice. In the first knock out stage of the same competition, he played at central midfield against Liverpool. Despite being moved around the pitch by manager Rijkaard, the 2006–07 season remains Iniesta’s highest scoring thus far.

With the departure of Ludovic Giuly over the summer break, Iniesta was able to switch his number 24 shirt for his preferred number 8.[10] On 19 July 2007, the Spanish newspaper Marca linked Iniesta with a move to rivals Real Madrid, who were willing to pay his €60 million release clause.[11] Iniesta responded the same day to deny the rumours, saying: “I’ve been told about that and I’m very surprised. I can’t do anything about it but I’d like to insist once again that I want to stay here. When I say I want to retire in Barça, I say it with all my heart. And my wishes are above everything else.”[10] On 25 January 2008, Iniesta extended his contract to 2014,[12] with his buy-out clause being raised to €150 million.[13]

According to the Spanish football magazine Don Balón, a member of European Sports Magazines, Iniesta has been one of the most consistent performers in the last two seasons of Primera Division, placing fifth in 2006–07,[14] and fourth in 2007–08[15] on their annual rating system Ranking Don Balón. He also placed 9th in the 2008 FIFA World Player of the Year voting, gaining 37 total points.[16] Barcelona team-mates Lionel Messi, Samuel Eto’o and Xavi also featured in the top ten.

2008–09

Andrés Iniesta warming-up for Barcelona

In September 2008, after the departure of former vice-captain Ronaldinho to Milan, the Barcelona squad decided on its new team captains. Iniesta was named fourth-choice behind, in order of preference, Carles Puyol, Xavi and Víctor Valdés; all four were products of the Barcelona youth system.[17] In mid-November 2008, Iniesta suffered a leg injury and was expected to return to action in six weeks. Iniesta, however, did not want to come back until he was 100 percent and finally returned to action on 3 January 2009 as a 65th minute substitute against RCD Mallorca. After only 10 minutes he scored a crucial goal and completed a Barcelona comeback in front of the Camp Nou.[18] His performances in the 2008–09 season have been highly lauded, receiving standing ovations both in Barcelona at the Camp Nou, as well as from rival supporters in away matches.[19]

On 5 February, Iniesta made his 250th appearance for Barcelona in the Copa del Rey match against Mallorca. Iniesta once again got injured in Barcelona’s home match against Málaga CF, but returned to action for the first leg Champions League quarter-final clash against Bayern Munich, which Barcelona won 4–0.

Former teammate Samuel Eto’o described Iniesta as being “the best player in the world; whenever Iniesta is on the pitch, he creates a spectacle.”[20]

Iniesta scored a vital equaliser from outside the penalty area in the final minute of stoppage time during the second-leg of the Champions League semi-final against Chelsea, securing the tie on away goals as the match finished 1–1.[21] In his diary of the season, Un Any Al Paradis, he wrote “I connected with that shot with the outside, not the inside or the tip of my boot, but right from my heart, with all my might.”[22]

“I knew I would play injured and do more damage. For 17 days, all I thought about was the final in Rome and winning, even knowing that I would do more damage. I’d repeat it, for sure. I love this club and my profession and I wanted to win. If we had lost the final that would have been a total disaster.”

Andrés Iniesta, September 2009[23]

This goal sent Barcelona through to the 2009 UEFA Champions League Final in Rome against defending champions Manchester United. Prior to the final, Manchester United manager Alex Ferguson said: “I’m not obsessed with Messi, Iniesta is the danger. He’s fantastic. He makes the team work. The way he finds passes, his movement and ability to create space is incredible. He’s so important for Barcelona.”[4] Despite a thigh injury, Iniesta played and was influential in the game, providing the assist for the first goal scored by Samuel Eto’o as his team went on to win 2–0;[24] in his analysis, David Pleat wrote, “In the end the midfield artistry of Iniesta and Xavi, helped by Messi, was the critical factor”.[25] After the game, Wayne Rooney described Iniesta as the best player in the world.[26]

Don Balón rated him as the most consistent performer in the 2008–09 La Liga season, ahead of team-mates Xavi and Lionel Messi.[27]

2009–10

On 18 October, Iniesta was included in a list of 30 candidates for the prestigious Ballon d’Or, given to the top player of the year in Europe, along with teammates Xavi and Lionel Messi and former teammates Thierry Henry, Yaya Touré, Zlatan Ibrahimović, and current Anzhi Makhachkala striker Samuel Eto’o. Andrés was one of five nominations for the World Player of the Year award alongside teammates Lionel Messi, and Xavi Hernandez. Proud of the nomination, he commented that “the fans of the team who have always been there to support our team-mates also deserve to be recognised”. The ceremony was held in Zürich and teammate Lionel Messi took home the award. Iniesta placed fifth with 134 votes.[28] He scored his first goal for the season against Racing Santander in a 4–0 win. Iniesta’s 2009–10 season was largely disrupted by recurrent injuries. He missed pre-season fitness training[29] due to the thigh tear suffered in the 2009 Champions League final and this meant that despite featuring in almost as many matches as the previous season, he did so mostly as a substitute, starting only 20 games throughout.[30] Nevetheless, Barcelona once again won the La Liga title securing a record 99 points. His season came to an end after he aggravated a previous calf injury during training.[31]

On 27 November 2009, he made a one-year extension to his Barcelona contract which now runs until 2015; his buy-out clause was raised again from €150 million to €200 million.[32]

2010–11

Iniesta after Barcelona beat Santos in the final of the 2011 FIFA Club World Cup.

After being given extended rest by Spain coach Vicente del Bosque following the World Cup, Iniesta returned to Barcelona for a pre-season medical on 9 August 2010.[33] Speaking to FC Barcelona‘s website, he said of the message dedicated to Daniel Jarque revealed during his goal celebration in the World Cup final: “I did it because I felt it deeply. It showed that what is more important than rivalry, your team or your colours is to be human and a good person. I am delighted because it was the most important moment in my career.”[34] Asked about the recurrent injuries that plagued his 2009–10 season, he said: “It was hard, but I will start with more desire than ever.”[34]

Iniesta scored his first goal of the season for Barcelona during the opening La Liga fixture against Racing Santander, lobbing the ball into the net from a distance of 30 yards.[35] He received standing ovations from home fans at El Sardinero and the Vicente Calderón Stadium in appreciation of his World Cup-winning exploits whilst with the Spanish national team.[36] He also had a standing ovation in the home pitch of RCD Espanyol in El Derbi, with the crowd acknowledging his friendship with Daniel Jarque.[37] Barcelona won the match 5–1.

He was one of the three finalists for the 2010 FIFA Ballon d’Or, alongside Barcelona teammates Xavi and Messi, but came second as Messi won the award.[38]

2011–12

Iniesta started the 2011–12 season by scoring the opening goal in the second leg of the Supercopa de España against rivals Real Madrid. Barcelona went on to win the match 3–2 and the cup on agg. 5–4.

Iniesta during the 2012–13 season

On 19 October, Iniesta scored one of the best goals in the Uefa Champions League group stage after a good interchange of passes with Lionel Messi. On 17 March 2012, playing against Sevilla FC at Estadio Ramón Sánchez Pizjuán, Iniesta equaled Emilio Butragueno’s record of 50 matches unbeaten streak in Spanish La Liga.[39] On 24 March 2012, Barcelona defeated RCD Mallorca 2–0, marking Iniesta’s 51st match unbeaten in the league.

After a long goal drought of goals in the Champions League, he scored a vital goal against AC Milan in the quarter final. From there he went on to score in the semi finals against Chelsea FC to make it 2–0, but however Chelsea FC came back and the game ended 2–2. Iniesta was named the “Best Player” of the 2011–12 UEFA Champions League.[40]

2012–13

On 25 November 2012 Iniesta was named man of the match after scoring one goal and creating three others in a 4–0 win over Levante UD in the league.[41] Four days later, he was named on a three-man shortlist for the 2012 FIFA Ballon d’Or, along with Cristiano Ronaldo and team-mate Lionel Messi.[42] At the 2012 FIFA Ballon d’Or he was one of the 11 player in the best squad of the year.

International career

Andrés Iniesta playing for Spain during UEFA Euro 2012

Iniesta burst on to the international scene in 2001, helping Spain win the UEFA European Under-16 Championship, and was in the squad that claimed the UEFA European Under-19 Championship the following year. Since then, he became a regular choice for the then youth coach Juan Santisteban. In 2003 he formed part of the Spanish side that reached the FIFA World Youth Championship final in the United Arab Emirates, and was named in the FIFA all-star team. During his spell with the Spain U21s side, Iniesta was named captain on several occasions.

Originally a fringe player, he was called up to represent Spain at the World Cup 2006 on 15 May 2006, much to the surprise of many. Iniesta won his first cap for Spain when he was brought on at half-time in a friendly against Russia on 27 May 2006.

He scored his first goal for Spain in a friendly against England on 7 February 2007. His long range effort, hitting the underside of the crossbar on the way in, gave Spain the lead on 63 minutes. Iniesta proceeded to play a pivotal part in Spain’s qualification for Euro 2008 by scoring goals against the likes of Sweden and by assisting the strikers. Iniesta usually played in the middle of the pitch, but he was also trusted with roles further up the pitch when Spain was away from home, most notably in the game against Denmark where he was given an advanced left wing position.

Iniesta was selected in Spain’s squad for UEFA Euro 2008 in Austria and Switzerland. Though a stomach virus somewhat hampered his performances in the group stages, he still played an integral part in the midfield. He played in the first two of Spain’s group stage matches and proved an important part of the team providing a particularly notable pass for David Villa‘s second goal against Russia. He was not rested, unlike most of Spain’s regulars, for the final group game against Greece (which Spain won 2–1 thanks to a fantastic volley from Rubén de la Red and a late winner from Daniel Güiza), and returned for the quarter-final as Spain beat Italy on penalties. Iniesta was substituted before the penalty shoot out itself. In the semi-final against Russia he played the entire 90 minutes and produced a quality cross which Xavi converted to open the scoring. The Technical Study Group named him the Man of the Match.[43] He played the full duration of the final in Spain’s 1–0 win over Germany. Iniesta was named in the Team of the Tournament alongside fellow Spain midfielders Xavi and Marcos Senna and 6 other teammates.

Iniesta did not participate in the 2009 Confederations Cup in South Africa due to a thigh muscle injury. Spain was eliminated from the Tournament.[44]

Iniesta at UEFA Euro 2012.

He was called for the 2010 World Cup, and scored the second goal in a 2–1 win against Chile. He was also named man of the match.[45] For his excellent performances in helping Spain reach the final of the tournament, Iniesta was shortlisted for the Golden Ball award.[46] During the 2010 World Cup he scored the winning goal in the 2010 FIFA World Cup Final In a 1–0 win against Netherlands in the 116th minute, however there was a foul on Eljero Elia in the build up to the goal,[47] he earnt a yellow card for removing his jersey during his celebration to reveal an inscription on his undershirt reading “Dani Jarque: siempre con nosotros”, which translates to “Dani Jarque: always with us,” in tribute of former Spain youth teammate and RCD Espanyol captain Daniel Jarque, who passed away of a heart attack in August 2009.[48] He won the man of the match award for his performance which sent Spain to their first ever World Cup win.[49]

Europa Press reported that Iniesta was the most popular Spanish sportsman on the internet throughout 2010. The study performed by company Vipnet360 examined the web presence on platforms like Facebook, Twitter and YouTube. Iniesta was followed by Iker Casillas, David Villa, Rafael Nadal, and Fernando Alonso rounding the top 5.[50]

In the UEFA Euro 2012, Iniesta was awarded the man of the match award for his performances in three different matches. He was also selected as man of the match in the final against Italy, which Spain won 4–0. By winning the award, Iniesta became the only Spanish player to win the award at least once in each of Spain’s three consecutive successful tournaments.[51] Iniesta was also chosen as the UEFA Euro 2012 Player of the Tournament.[52]

Style of play

Iniesta on the ball for Barcelona against Bayer Leverkusen in 2012.

Like fellow La Masia graduate Cesc Fàbregas, Iniesta originally started as a defensive midfielder[53] but his balance, ball control and agility allied with his skill on the ball saw him make progress as an attacking midfielder. Beyond his raw talent that was spotted at a young age by FC Barcelona‘s scouts, it was his great versatility, work ethic and inventiveness that allowed him to stake a claim on a first-team place at the age of 18.[54] Vicente del Bosque described him as “the complete footballer. He can attack and defend, he creates and scores,” and Frank Rijkaard said “I played him as a false winger, central midfielder, deep midfielder and just behind the striker and he was always excellent.”[4] He was used initially as a wide-forward in the absence of Juan Roman Riquelme and Ronaldinho by Louis van Gaal and Rijkaard respectively, but made his name as a world-class player in central midfield alongside or in lieu of Xavi, at both club and international level. As FIFA.com says, “It is in this position that his direct style and quick feet can be used to full effect, with the ball seeming glued to his toes as he races into threatening positions. Iniesta is a player known for his passing, dribbling, vision and movement.”[55] Much like other Barcelona youth products such as Guardiola, Xavi and Iván de la Peña, Iniesta relies on exceptional creative passing, intuition and inventiveness to control the midfield and dictate the ebb and flow of play.[56] Iniesta has been praised for his understanding and interplay with Xavi; former Barcelona teammate Giovanni van Bronckhorst saying “They have a special relationship, they always have, they just seem to know where the other one is”.[57] During his maturation as a player, he has gained a reputation for playing a part in important goals for club and country, specifically playing a leading role in the 2006, 2009 and 2011 UEFA Champions League finals, as well as the 2010 FIFA World Cup Final and 2008–09 UEFA Champions League and Euro 2008 semi-finals.[54]

His willingness to play anywhere on the pitch has earned him the sobriquet El Ilusionista (The Illusionist), El Cerebro (The Brain), El Anti-Galáctico (a pun on Real Madrid players’ nickname Los Galácticos), El Caballero Pálido (The Pale Knight)[58] and most recently Don Andrés from the Spanish press. Zidane also praised Iniesta by saying “Iniesta is really impressing me,” the 39-year-old told Spanish radio station Cadena Cope. “He’s got so much influence in Spain’s game. He reminds me of myself, but he is more pale than me.” Chelsea striker and Spain team-mate Fernando Torres said that “we’ve been playing together since we were 15 and I have never, ever seen him play badly.”[59] He is widely regarded as one of the greatest midfielders ever to play for Barcelona.